Bacaan : II Korintus 2:15-17
Pada umumnya orang berpendapat bahwa perasaan tidak sanggup adalah musuh yang perlu dilawan. Padahal seringkali perasaan tidak sanggup ini justru mempersiapkan kita untuk mencapai hasil terbesar yang dapat kita raih.
Itulah yang dialami oleh rasul Paulus ketika ia menyerahkan diri untuk memberitakan Injil kepada bangsa-bangsa. Paulus adalah orang yang berpendidikan tinggi dan kaya akan karunia. Namun ia beerkata bahwa dirinya tidak memiliki kesanggupan untuk melayani Tuhan. Dengan sikapnya itu, ia melangkah keluar dari keterbatasan dirinya dan membuka jalan bagi kuasa Roh Kudus untuk bekerja melaluinya.
Seringkali kita gagal mengambil langkah ini karena kita terlalu mudah menyerah. Bahkan kita menggunakan kelemahan kita sebagai alasan untuk tidak mengambil tugas-tugas yang sulit. Terlalu sering kita berkata, "Aku tidak dapat melakukannya," atau "Tanggung jawab itu terlalu berat bagiku." Khususnya pada waktu kita diperhadapkan dengan panggilan Allah untuk melayani. Ketahuilah, Ia tidak akan menerima alasan-alasan seperti itu karena Ia telah memberikan Roh Kudus untuk memampukan kita melakukan setiap tugas yang Ia percayakan.
Bila kita gagal membiarkan kuasa supranatural-Nya bekerja bersama, maka kegagalan itu bisa berlipat ganda. Pertama, kita akan kehilangan sukacita, damai dan kepuasan yang hanya kita peroleh bila kita melangkah dalam iman dan bersandar pada kemampuan-Nya.
Kedua, keragu-raguan itu dapat membuang kesempatan kita untuk bersaksi kepada orang lain.
Apakah Anda merasa bahwa Anda tidak memiliki apa-apa untuk dibagikan? Jangan pernah meragukan pengaruh yang dapat Anda berikan pada seseorang, yang penting bergantung pada kemampuan dan kuasa Allah.
Ia pasti melanjutkan sisanya. Dengan perkataan lain: Anda pasti bisa!
Monday, November 21, 2005
Hidup Adalah Proses
Kadang kita bertanya dlm hati & menyalahkan Tuhan, "apa yg telah saya lakukan sampai saya harus mengalami ini semua ?" atau "kenapa Tuhan membiarkan ini semua terjadi pada saya ?"
Here is a wonderful explanation...
Seorang anak memberitahu ibunya kalau segala sesuatu tidak berjalan seperti yang dia harapkan. Dia mendapatkan nilai jelek dalam raport, putus dengan pacarnya, dan sahabat terbaiknya pindah ke luar kota.
Saat itu ibunya sedang membuat kue, dan menawarkan apakah anaknya mau mencicipinya, dengan senang hati dia berkata, "Tentu saja, I love your cake."
"Nih, cicipi mentega ini," kata Ibunya menawarkan.
"Yaiks," ujar anaknya.
"Bagaimana dgn telur mentah ?"
"You're kidding me, Mom."
"Mau coba tepung terigu atau baking soda ?"
"Mom, semua itu menjijikkan!!."
Lalu Ibunya menjawab, "ya, semua itu memang kelihatannya tidak enak jika dilihat satu per satu. Tapi jika dicampur jadi satu melalui satu proses yang benar, akan menjadi kue yang enak."
Tuhan bekerja dengan cara yang sama.Seringkali kita bertanya kenapa Dia membiarkan kita melalui masa-masa yang sulit dan tidak menyenangkan. Tapi Tuhan tahu jika Dia membiarkan semuanya terjadi satu per satu sesuai dgn rancanganNya, segala sesuatunya kan menjadi sempurna tepat pada waktunya.
Kita hanya perlu percaya proses ini diperlukan untuk menyempurnakan hidup kita.
Tuhan teramat sangat mencintai kita. Dia mengirimkan bunga setiap musim semi, sinar matahari setiap pagi. Setiap saat kita ingin bicara, Dia akan mendengarkan. Dia ada setiap saat kita membutuhkanNya, Dia ada di setiap tempat, dan Dia memilih untuk berdiam di hati kita.
{air hidup}
Here is a wonderful explanation...
Seorang anak memberitahu ibunya kalau segala sesuatu tidak berjalan seperti yang dia harapkan. Dia mendapatkan nilai jelek dalam raport, putus dengan pacarnya, dan sahabat terbaiknya pindah ke luar kota.
Saat itu ibunya sedang membuat kue, dan menawarkan apakah anaknya mau mencicipinya, dengan senang hati dia berkata, "Tentu saja, I love your cake."
"Nih, cicipi mentega ini," kata Ibunya menawarkan.
"Yaiks," ujar anaknya.
"Bagaimana dgn telur mentah ?"
"You're kidding me, Mom."
"Mau coba tepung terigu atau baking soda ?"
"Mom, semua itu menjijikkan!!."
Lalu Ibunya menjawab, "ya, semua itu memang kelihatannya tidak enak jika dilihat satu per satu. Tapi jika dicampur jadi satu melalui satu proses yang benar, akan menjadi kue yang enak."
Tuhan bekerja dengan cara yang sama.Seringkali kita bertanya kenapa Dia membiarkan kita melalui masa-masa yang sulit dan tidak menyenangkan. Tapi Tuhan tahu jika Dia membiarkan semuanya terjadi satu per satu sesuai dgn rancanganNya, segala sesuatunya kan menjadi sempurna tepat pada waktunya.
Kita hanya perlu percaya proses ini diperlukan untuk menyempurnakan hidup kita.
Tuhan teramat sangat mencintai kita. Dia mengirimkan bunga setiap musim semi, sinar matahari setiap pagi. Setiap saat kita ingin bicara, Dia akan mendengarkan. Dia ada setiap saat kita membutuhkanNya, Dia ada di setiap tempat, dan Dia memilih untuk berdiam di hati kita.
{air hidup}
Subscribe to:
Posts (Atom)